Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-pagenavi domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /var/www/html/akreditasi.org/wp-includes/functions.php on line 6114

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the loginizer domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /var/www/html/akreditasi.org/wp-includes/functions.php on line 6114

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the schema-and-structured-data-for-wp domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /var/www/html/akreditasi.org/wp-includes/functions.php on line 6114
Pengolahan Arsip Karya Seni - Akreditasi.org

Pengolahan Arsip Karya Seni

Pengolahan Arsip Karya Seni

Pengolahan Arsip Karya Seni – Hello sobat, kali ini kita kembali lagi dengan berita terbaru terkait dengan hal-hal menarik setiap harinya. Kali ini akan ada informasi mengenai Pengolahan Arsip Karya Seni.

Pengolahan Arsip Karya Seni adalah

Pengolahan Arsip adalah suatu proses pembuatan sarana bantu penemuan kembali arsip berdasarkan kaidah-kaidah kearsipan yang berlaku. 15. Preservasi Arsip adalah keseluruhan proses dan kerja dalam rangka pelindungan arsip terhadap kerusakan arsip atau unsur perusak dan restorasi/perbaikan bagian arsip yang rusak.

Salah satu pengolahan arsip karya seni adalah Karya seni dengan medium video baru mulai berkembang pada akhir 90-an di Indonesia akibat teknologi mediumnya yang baru populer. Untuk pendekatan keilmuan, penulis memakai kajian arsip, pelestarian, seni, maupun teknologi video, serta teori medan seni.

Karya seni video mulai populer di tahun 2000-an, dimana pada saat itu perangkat video memiliki kemajuan pesat dalam bidang teknologi, yaitu digitalisasi. Terdapat kesulitan-kesulitan yang ditemui ruangrupa pada kegiatan pengarsipan karya video, seperti kontradiksi antara statusnya sebagai karya seni sementara materi penyimpannya memiliki keterbatasan usia, sampai pada isu kepemilikan dari materi digital yang dapat dengan mudah disalin dan diperbanyak.

Pengolahan Arsip Karya Seni dilakukan

Sistem pengelolaan dalam arsip meliputi berbagai kegiatan dalam mengklasifikasikan surat, memberi kode, menyimpan surat, memelihara secara tepat sampai mengenai cara penyingkiran dan pemusnahan surat yang sudah tidak dipergunakan lagi.

Pengelolaan Arsip dilakukan terhadap Arsip Dinamis dan Arsip Statis. Arsip Dinamis meliputi; Arsip Vital, Arsip Aktif, Arsip Inaktif. Pengelolaan arsip dinamis menjadi tanggung jawab pencipta arsip. Sedangkan pengelolaan arsip statis menjadi tanggung jawab lembaga kearsipan.

Menyusun rencana kegiatan Pengelolaan Kearsipan dan Dokumentasi. Menyiapkan bahan kerjasama teknis jaringan informasi di bidang kearsipan. Melaksanakan kegiatan pendataan dan pengumpulan arsip in-aktif. Melaksanakan kegiatan penerimaan dan pengumpulan arsip in-aktif.

Dokumen karya seni  merupakan  arsip  karena  hasil  proses  Tridarma, namun baru dikelola sebagai pustaka. Arsip didominasi tugas akhir  karya  seni dari  program studi  di  Fakultas Seni  Pertunjukan,  hasil  penelitian  artistik  dari  Pusat Penelitian, dan hasil pengabdian masyarakat karya seni dari  Pusat  Pengabdian  kepada  Masyarakat.

Jadwal Retensi Arsip ISI Surakarta menetapkan arsip tersebut sebagai arsip statis (dipermanenkan) setelah habis masa retensinya.  Pengarsipannya  memerlukan  rancangan sesuai  standar  kearsipan.

Rancangan  dibuat  dengan memperhatikan  prinsip  asal-usul  dan  aturan  asli. Rancangan  meliputi  pencipta  arsip,  klasifikasi  arsip (laporan tugas akhir, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat),  indeks  arsip  (laporan,  rekaman  audio visual,  dan  sertifikat  kekayaan  intelektual),  tunjuk silang  arsip  untuk  menghubungkan  jenis  arsip  yang berbeda  bagi  arsip  yang  sama,  informasi  arsip, ketentuan akses, dan prosedur layanan arsip statis

Dokumen karya seni  merupakan  arsip  karena  hasil  proses  Tridarma, namun baru dikelola sebagai pustaka. Arsip didominasi tugas akhir  karya  seni dari  program studi  di  Fakultas Seni  Pertunjukan,  hasil  penelitian  artistik  dari  Pusat Penelitian, dan hasil pengabdian masyarakat karya seni dari  Pusat  Pengabdian  kepada  Masyarakat.  Jadwal Retensi Arsip ISI Surakarta menetapkan arsip tersebut sebagai arsip statis (dipermanenkan) setelah habis masa retensinya.  Pengarsipannya  memerlukan  rancangan sesuai  standar  kearsipan.

Rancangan  dibuat  dengan memperhatikan  prinsip  asal-usul  dan  aturan  asli. Rancangan  meliputi  pencipta  arsip,  klasifikasi  arsip (laporan tugas akhir, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat),  indeks  arsip  (laporan,  rekaman  audio visual,  dan  sertifikat  kekayaan  intelektual),  tunjuk silang  arsip  untuk menghubungkan  jenis  arsip  yang berbeda  bagi  arsip  yang  sama,  informasi  arsip, ketentuan akses, dan prosedur layanan arsip statis.

Analisa yang dipaparkan mencakup pada sejarah, mekanisme, sistem, serta identifikasi problematik dalam kegiatan pengarsipan video yang telah dilakukan oleh ruangrupa.

Demikianlah informasi menarik kali ini mengenai Pengolahan Arsip Karya Seni. Semoga bermanfaat dan menginspirasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *